Ini adalah saya. terlihat rapi namun tak pandai untuk merangkai kata. terlihat gagah, namun tak tegas menguraikan peristiwa kedalam sebuah kata. selalu berada dalam lokasi yang sederhana, namun kata-kataku susah diterjemahkan oleh orang lain.
pada hari ini saya memberanikan untuk menuliskan apa yang saya rasakan, namun saya tak punya ide apa-apa . bagaimana caranya menulis, saya pun tak tau. gaya bahasa apa yang sekarang saya gunakan juga, saya tidak tahu. yang sekarang saya ketahui adalah saya ingin memberanikan diri untuk menulis. kalau tidak di mulai dari sekarang, kapan lagi. dan mungkin juga tulisan ini akan menjadi kenang-kenangan saya bahwa pada hari ini saya akan membuat sebuah loncatan besar dari yang tadinya tidak mau menulis, menjadi orang yang mau menulis dan membuat gagasan yang lebih baik.
dimana ada kesempatan menulis, maka disanalah pasti ada tulisan saya. tak peduli orang mau membacanya atau tidak.
terimakasih telah meluangkan waktu anda semua untuk membaca artikel saya ini, dan maaf telah membuat anda semua menjadi mual karna membacanya. saya tidak bermaksud seperti itu.
" belajarlah untuk menulis sesegera mungkin, agar anda semua tidak sama dengan saya yang memiliki gaya bahasa dan tulisan yang buruk "
" membaca juga bagus untuk anda, banyak membaca itu banyak ilmunya "
" belajarlah dari orang yang benar-benar pintar, bukan belajar dengan orang yang memintar-mintarkan orang "
"
Minggu, 21 Februari 2016
Bengkulu berkarya ( Rafflesia Motions )
Rafflesia Motions adalah wadah kreatifitas anak muda Bengkulu untuk
menunjukkan aktivitasnya melalui audio visual independen (film indie), dimana
wadah untuk belajar bersama-sama membuat film dengan visi “Menghasilkan karya film
yang orisinil untuk memperkaya khasanah budaya Indonesia, berkebebasan dalam
berkarya, mengedepankan kemandirian dan ikut andil dalam proses mencerdaskan
bangsa”.
Adapun Misi Rafflesia Motions yaitu :
- Berorganisasi dan memupuk kedisiplinan jiwa kekeluargaan serta manajemen film dalam wadah Rafflesia Motions.
- Memasyarakatkan film dan memfilmkan masyarakat.
- Menjadi wadah silaturahmi bagi para sineas film dan pemerhati perfilman.
- Melahirkan sineas-sineas muda berbakat dalam bidang perfilman.
- Turut andil dalam memajukan perfilman Indonesia.
- Membuat film Indie yang berkualitas.
- Berprestasi di bidang Cinematografi.
- Meluaskan jaringan keseluruh komunitas film Indie di Indonesia.
Berikut rekam jejak perjalanan Rafflesia Motions selama 3 tahun :
- 24 Agustus 2012 : Launching Komunitas Film Bengkulu “Raflesia Motion” di De Palma Resto dan Pemutaran Film Indie Bengkulu Produksi Rafflesia Motions : Edelweiss (Short Movie)
- 21 – 27 November 2012 : Jambore Film Pendek 2013 di Bumi Perkemahan Cibubur Jakarta, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.
- 25 Desember 2012 : Produksi Film “Junkiss, episode 2 : Long Beach”
- 27 - 29 Januari 2013 : Produksi Film “Bendera” (Short Movie)
- 9-13 Juli 2013 : Eagle Award 2013 Metro TV, Eko Pebryan Jaya dan Sofian terpilih menjadi Semifinalis dengan judul proposal film dokumenter : Benteng Terakhir Seblat
- 12 Oktober 2013 : Parade Film Indie Bengkulu 2013 dengan tema Untuk Mu Bengkulu Kami Berkarya di Gedung Teater Tertutup Taman Budaya Bengkulu. Bentuk kegiatan berupa pemutaran film indie karya anak Bengkulu dan juga pemberian penghargaan film dari Gubernur Bengkulu.
- 13 Agustus 2014 : Produksi Film “Onthel Kakek Suryo” (Short Movie)
- 16 November 2014 : Roadshow FFI di Taman Budaya Bengkulu menghadirkan Aktor Senior Alex Komang dan Animator Indonesia Fajar Ramayel.
- 21 Desember 2014 : Parade Film Pendek Bengkulu dengan tema Untuk Mu Bengkulu Kami Berkarya 2 di Hotel Santika Bengkulu. Bentuk kegiatan berupa pemutaran 8 film pendek karya anak Bengkulu dan juga pemberian penghargaan film dari Gubernur Bengkulu yaitu :Film Pendek karya Rafflesia Motions “Onthel Kakek Suryo”, Film Pendek karya Curup Cinematography “Coa Coa Nam”, Film Pendek karya The Hunter Club “Hijab”, Film Pendek karya Pigura “#Ah Sudahlah”, Film Pendek Karya 8 Production “One Day One Love”, Film Pendek Karya NineZero “Mengenal Mu Lewat Aksara”, Film Pendek Karya Line Picture SMKN 3 Broadcasting “The Answer”, Film Pendek Karya Junkisstudio “Seperti Pelangi Setia Menunggu Hujan Reda”
- 14 Februari 2015 : Lauching “Layar Indie Bengkulu” di Lapangan Merdeka (View Tower) Kota Bengkulu, bersama Komunitas Film Indie Bengkulu lainnya. Bentuk kegiatan berupa Pemutaran 5 Film Pendek Karya Anak Bengkulu kemudian dilanjutkan dengan diskusi yang diselenggarakan setiap bulan pada minggu ke-2.
- 28-29 November 2015, ikut berpartisipasi dalam Festival & Parade Film Indie Bengkulu 2015 yg diselenggarakan teater jengkal & kemendikbud, alhamdulillah film onthel kakek suryo meraih juara 1.
Itulah sedikit rekam jejak
Rafflesia Motions selama 3 thn terakhir ini. Semoga dengan kehadiran
komunitas-komunitas film indie di Bengkulu mampu memajukan perfilman indie di
Bengkulu. Salam Sinema
Sumber : https://www.instagram.com/p/-yVtH0kQQP/
Langganan:
Postingan (Atom)
